Tampilkan Kreativitas Nusantara, Siswa Kelas X MAN Kota Pasuruan Sukses Gelar Lomba Stand Budaya
PASURUAN (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pasuruan kembali menggelar rangkaian perayaan semarak milad yang ke-59. Salah satu agenda yang paling dinantikan dan menyedot perhatian seluruh warga madrasah adalah kegiatan Lomba Stand Budaya yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X. Acara kreatif ini sukses diselenggarakan pada hari Selasa, 29 September 2026, bertempat di lingkungan kampus MAN Kota Pasuruan dengan menampilkan ragam kekayaan budaya nusantara yang sarat akan nilai-nilai edukasi, nasionalisme, dan pelestarian kearifan lokal.
Kegiatan akbar ini resmi dibuka secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MAN Kota Pasuruan, Dra. Nurul Alfin. Dalam sambutannya di hadapan para dewan guru, staf pegawai, serta ratusan siswa-siswi, Dra. Nurul Alfin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif, semangat gotong royong, dan kreativitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta didik tingkat kelas X. Beliau menegaskan bahwa peringatan milad madrasah bukan sekadar ajang seremonial tahunan semata, melainkan momentum strategis untuk merefleksikan perjalanan panjang madrasah dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan di tengah arus globalisasi.
"Melalui ajang Lomba Stand Budaya ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi MAN Kota Pasuruan yang ke-59 dengan penuh suka cita, tetapi juga menanamkan cinta tanah air secara nyata. Anak-anakku sekalian belajar untuk mengenal, memahami, dan mencintai keragaman budaya bangsa Indonesia yang begitu kaya. Budaya adalah identitas bangsa, dan generasi muda madrasah harus berada di garda terdepan dalam menjaga serta melestarikannya," ungkap Dra. Nurul Alfin dalam arahannya saat membuka acara secara resmi.
Lomba Stand Budaya tahun ini diikuti dengan penuh antusias oleh delapan kelompok kelas X, yang meliputi kelas X-A hingga X-H. Masing-masing kelas tampak berlomba-lomba menampilkan dekorasi stand terbaik, busana adat tradisional yang autentik, pernak-pernik khas daerah, hingga penyajian kuliner tradisional nusantara yang menggugah selera. Setiap sudut area pameran disulap sedemikian rupa menjadi miniatur keragaman budaya Indonesia, mulai dari budaya khas Jawa, Sunda, Bali, hingga berbagai kebudayaan dari pulau-pulau di bagian timur Indonesia.
Tidak hanya mendesain stand dengan ornamen yang estetik dan informatif, para peserta didik dari masing-masing kelas juga menampilkan performa seni secara bergantian di panggung utama maupun di depan stand mereka masing-masing. Ada kelas yang menampilkan tarian tradisional daerah, pembacaan puisi bertema kebangsaan, hingga drama singkat yang menceritakan legenda atau sejarah lokal suatu daerah di nusantara. Hal ini semakin menyemarakkan suasana dan menarik minat para pengunjung, baik dari kalangan sesama siswa, guru, maupun staf tenaga kependidikan yang turut hadir memadati lokasi perlombaan.
Penilaian dalam lomba ini diserahkan kepada tiga orang juri profesional yang berasal dari kalangan pelaku seni. Kehadiran para pelaku seni sebagai tim penilai memastikan bahwa aspek estetika, kreativitas, penghayatan seni, serta keotentikan budaya yang ditampilkan oleh masing-masing kelas X-A hingga X-H dinilai secara objektif, mendalam, dan profesional. Seluruh peserta menunjukkan performa terbaik mereka, membuat persaingan antar kelas terasa sangat ketat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Melalui penyelenggaraan kegiatan positif seperti ini, pihak madrasah berharap agar karakter Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil 'Alamin dapat terinternalisasi dengan baik di dalam diri setiap peserta didik. Kegiatan ini terbukti mampu melatih soft skills siswa, seperti kemampuan manajemen proyek, kepemimpinan, komunikasi publik, serta kerja sama tim dalam menyelesaikan sebuah agenda besar secara bersama-sama.
Rangkaian acara Lomba Stand Budaya memperingati Milad ke-59 MAN Kota Pasuruan ini ditutup pada sore hari dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat. Pengumuman pemenang rencananya akan disampaikan bersamaan dengan malam puncak perayaan milad mendatang. Civitas akademika MAN Kota Pasuruan berharap, di usianya yang ke-59 ini, madrasah tercinta semakin istiqomah dalam menorehkan prestasi gemilang, melahirkan generasi bangsa yang moderat, unggul, kompetitif, serta senantiasa membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa. (Kontributor: Humas MAN Kota Pasuruan)
0 Komentar
Bergabunglah dalam diskusiTinggalkan Komentar